Dulu, ketika syariat Islam masih diterapkan dalam negara, kaum muslimin banyak melakukan futuhat (pembebasan) ke negeri-negeri di luar jazirah Arab hingga luas wilayah kaum muslimin hampir melingkupi benua Asia, Eropa dan Afrika.
Nggak jarang kota-kota yang berhasil dibuka oleh kaum muslimin tersebut merupakan kota-kota penting dan strategis baik secara geografis maupun ekonomis. Dari sekian banyak kota yang ada di dunia, kota yang paling mengusik hati kaum muslimin untuk membebaskannya adalah dua kota yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw. Yep, dua kota itu adalah Konstantinopel dan Roma. Abdullah bin Amr bin al-Ash menuturkan bahwa ketika sedang menulis di sekitar Rasulullah Saw, beliau ditanya, “Kota manakah yang dibebaskan lebih dulu, Konstantinopel atau Rumiyah?” Rasul menjawab, “Kotanya Heraklius dibebaskan lebih dulu” yaitu Konstantinopel (HR Ahmad, ad-Darimi dan al-Hakim).